Showing posts with label Jogja. Show all posts
Showing posts with label Jogja. Show all posts

Wednesday, July 4, 2012

YGF 2012 (17th Yogyakarta gamelan Festival)

YGF 2012



This event will start tomorrow, July 5th till 7th (7.30 pm - 11.00 pm), at Koesnadi Hardjosoemantri cultural center building (ex Purna Budaya UGM). There will be twelve local and international groups of gamelan musicians who will perform their musical skills and promote gamelan as a powerful unifier of people around the world.

The musicians from US, Malaysia, East Java’s Madura, West Java’s Bandung and Yogyakarta will participate and perform their gamelan musical skills in this event under the theme "Why". 'Why gamelan?' This is a simple question (as the theme), but it takes serious thought to answer. This event's expected to open our mind why gamelan becomes an important part to unite the nations, why many people around the world (35 countries) play and develop the gamelan, why..why..and finally why don't you come and get the spirit of gamelan??It's FREE guys!!


Monday, March 19, 2012

icebreaker (gabusan fair & Proliga 2012)

hola, please have a seat and enjoy reading this page. Wish you get such fun things to do after you accomplish your killing duties this week. Why is so serious mamenn??!!

Memang tidak seberat mendaki gunung mengarungi lautan sih dalam menjalani aktivitas seminggu kemarin, cuman ya...rasanya kok terus seperti haus sekali hiburan seminggu kemarin itu. Mumpung weekend, mencobalah saya secara dadakan memberdayakan waktu nganggur to find some icebreakers (sounds that my brain has frozen).

SABTU

It's a beautiful nite, we're looking for something dumb to do,,seperti lirik itu,pas malem minggu trus pengen cari2 hiburan,agak childish sih,tp ya...usia boleh menipu,,kedewasaan nol,,haha...

Dan begitulah akhirnya, dadakan ngajakin sepupu buat ke pasar malem gabusan (gabusan fair), berhedonislah saya = parkir 2000, eskrim 4000, pong2an (hah??!!) 3000, es teh 2000,,waka waka waka e e e..

Setelah berhedonis terus lanjut deh poti2 sana sini,,


ni anak maem es krim belepotan banget sih,,ckckck...




milih-milih pong2an,,hadehh...warna warni lucu yak



back to the past, masa kecil kurang bahagia




narciscus




paling suka ma yg beginian,hehe..


dan pulang2 trus capekkk dengkulku,tidur deh dengan pulasss.... zzzz...zzzz...zz..


MINGGU

Aye! It's time to watch the battle,,go go yuso go,,
Dari Jumat kemarin, Jogja jd tuan rumah Proliga 2012,,and I didn't miss that match, terutama pas yuso yang main,hoho..

Dengan modal ngikut babe, saya pun nonton dari jam 3 sore mpe jam 8 malem. It was sooo refreshing guys,,yelling, screaming, and staring (at mas rivi,rudi,yg begitu2 lah pokoknya,my fav players gituu, aheee...)


jakarta sananta sedang pemanasan (nomer 15 saposeeee??)




Jogja Yuso Gunadarma vs Jakarta Sananta (di lini depan yuso terlihat ada Oki, Anto, Huda)




Yuso menang 3-0




babe lg tugas


Begitulah... <<< ending ngirit

Saturday, February 4, 2012

thanks for the sight (sekaten 2012 inside)

Seminggu di rumah ituuu....rasanya seperti...seperti 7 hari gak kemana-mana (halah podho wae). Apalagi kalo selama seminggu itu sakit mata,,waduww...rasanya dunia terlihat agak sedikit sempit karena penglihatan terhalang sedikit oleh yang namanya pembengkakan kelopak mata (some people called it 'timbil',,but I think my case might be different).

The point in my posting here is not about my last ill, nonetheless I feel more and more blessed given this perfect sight because maybe someone over there in another place cannot get his/her optimal sight. That's why this page is named "thanks for the sight",,sight of sekaten view and the real sight after having eyeache.

Dan tidak seperti sekaten tahun lalu yg dateng rame2 bersama teman-teman(see this), sekaten tahun ini dianter babe, dan ibu, mbak, bulik, dan sepupu juga ngikut. Mungkin terlihat sangat romantis harmonis dan sedikit manjais ya bareng2 ke sekaten sekeluarga (ya boleh lah dibilang begitu), tapi alasannya kenapa harus dianter adalah:
- pertama: aku pengen banget ke sekaten karena dari awal sekaten tahun ini belum pernah kesana, ditambah lagi pas sakit mata kemaren bertekad pokoknya kalo sembuh ntar mau ke sekaten(childish part I)
- kedua: sebelum sakit udah sempet ngajak temen2, tapi mungkin karena sibuk dan waktunya susah menyesuaikan, alhasil gak jadi, dan beberapa sudah ada yang ke sekaten entah bersama pacarnya atau tetangganya atau anaknya (anak??wow!)
- ketiga: babe tidak membolehkan kalo nanti aku pulang sampe malem, alhasil ya mending dianter (yunomaifadersowellah)
- keempat: bulik saya yg satu itu antusias mo ke sekaten (meski hanya untuk beli martabak atau apalah), dan akhirnya bulik ikutan memprovokatori babe supaya mau nganter.

Ya itu beberapa alasan yang sedikit masuk akal dan banyak tidak masuk akal. Yang penting sampailah saya nonton sekaten impian (childish part II,,ckck..). Meski di sekaten sempat ada salah paham dan kebingungan dengan duo wulan dan coco karena setengah 9 aku baru nyampe, dan mereka sudah mau pulang, akhirnya gak ketemu di lokasi.

Dan inilah kronologinya: dari setengah 9 sampe setengah 10 aku bersama sepupu, sebut saja marni atau marno, berkeliling ke wahana permainan dan awul2. Sementara itu, nyak, babe, mbak, bulik nunggu di daerah martabak2 gitu sambil ngeronde. Dan yasudah, jam 10 kurang sudah balik ke parkiran (parkirnya lumayan jauh, di parkiran depan BI,heuuu).

here below are some picts taken at sekaten 2012





bianglala/dremolem/kincir saat sekaten merupakan pemandangan yg wow bagiku saat malam hari, sukak lampunya yg warna warni itu. Dan yap, aku sama marno naik ni dolanan, rasanya cukup ngeri terombang ambing di dalam kurungan dengan ketinggian sebegitu tingginya. Tapi seneng bisa liat pemandangan sekaten dari atas. (Cukup bayar 10 ribu saja buat berdua)





saya dan si marno ngeksis sebentar setelah naik dremolem





wahana lain: ombak asmara, bom bom car, mancing ikan buat anak-anak, serta awul2. selain itu juga ada kura-kura/kapal columbus (rrr...why don't they use more catchy name??), komidi putar, rumah hantu, jet coaster, dll. Saya cuma berani naek dremolem, hoho..





pura-puranya sih buat mancing mania gitu, tapi ala anak-anak lhoo,,palsu semua tuh ikannya.





my family (ngeblur dikit cuz pada gak mau difoto tadinya). From left to right: my sister, my mom, my aunt (babe udah jalan ke parkiran)


That's a piece of my days. And the conclusion is I was happy at that time!!
See u at 2013 sekaten.

Monday, February 7, 2011

sekaten

Setahun sekali, tradisi masyarakat Jogja yang disebut “Sekaten” ini diadakan di alun-alun utara. Budaya sekaten yang sampe saat ini masih dilestarikan ternyata sudah mengalami pergeseran fungsi. Pada awalnya, sekaten yang aslinya disebut “syahadatain” merupakan perayaan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini dikenalkan oleh wali songo untuk lebih memperkenalkan Islam kepada masyarakat Jawa sekaligus sebagai ajang masuknya masyarakat memeluk agama Islam. Namun, sekarang ini,sedikit pengunjung yang tau akan makna sebenarnya dari Sekaten. Kebanyakan hanya berasumsi kalo sekaten tuh ritual tahunan dimana banyak pedagang dan pengunjung yang tumpah ruah di alun-alun utara (waktu kecil saya jg berpikiran seperti itu,,sekaten adalah sarana beli jajanan,,wkwkk..).

Di Kasultana Ngayogyakarta, perayaan sekaten yang terus berkembang dari tahun ke tahun pada dasarnya terdapat tiga hal pokok yaitu:

1. Dibunyikannya dua perangkat gamelan (Kanjeng Kyai Nagawilaga dan Kanjeng Kyai Guntur Madu) di Kagungan Dalem Pagongan Masjid Agung Yogyakarta selama 7 hari berturut-turut, kecuali Kamis malam sampai Jumat siang.
FYI, gamelan ini keluar (biasa disebut tradisi "Miyos Gongso") 7 hari sebelum peringatan Maulud Nabi.

2. Peringatan hari lahir Nabi Besar Muhammad SAW pada tanggal 11 Mulud malam, bertempat di serambi Kagungan Dalem Masjid Agung, dengan Bacaan riwayat Nabi oleh Abdi Dalem Kasultanan, para kerabat, pejabat, dan rakyat.

3. Pemberian sedekah Ngarsa Dalem Sampean Dalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Sultan, berupa Hajad Dalem Gunungan dalam upacara Garebeg sebagai upacara puncak sekaten.

Nha,,jd adanya Pasar Malem Perayaan Sekaten selama 39 hari dimana banyak pedagang tumpah ruah hanyalah merupakan event pendukung dari ketiga hal inti tadi. Pasar Malem inilah yang merupakan daya tarik utama untuk para wisatawan,,,


**berikut adalah foto-foto di TKP,,hehe


we do love ice cream,,hoho...



sumpah dah itu yg pake rok TK childish banget yak,,wkwk..



danang a.k.a sdulur lanang numpang ng-exist



eskrimnya kok gak abis2 yak

Saturday, November 13, 2010

Pray for Indonesia




Banyak bencana di negeri ini,,
Ini semua bukan salah alam, bukan salah mereka yang terkena bencana, ini adalah tanggungjawab kita bersama
Ini merupakan peringatan agar kita tetap peduli dengan sesama, serta menjaga keharmonisan hidup dengan alam

Dekatkan diri dengan Tuhan, kuatkan iman, Pray for Indonesia...

Thursday, October 15, 2009

Jogja Java Carnival 2009

Untuk memperingati HUT kota Jogja yang ke-253, ada serangkaian acara yang diselenggaraka, salah satunya JOgja Java Carnival 2009. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, Jogja Java Carnival 2008 cukup banyak menarik warga masyarakat (aku pun termasuk salah satunya yang nekat nonton sendirian, pulang2 mpe rumah dimarahin ma babe T-T).

Untuk yang tahun ini, rute pawai beda dari tahun lalu, yaitu dimulai dari Taman Parkir Abu Bakar Ali - Malioboro - Alun2 Utara. Jogja Java Carnival ini bakal diselenggarakan pada Sabtu, 17 Oktober 2009. Pawai dimulai pukul 7 malam dari Taman Parkir Abu Bakar Ali. Nha, di Alun-alun Utara ni ada panggung kehormatan bagi para tamu undangan (salah satunya Jikustik bakalan maen).

Sedikit cerita ni ye tentang pengalaman nonton JJC '08,,,
Taun kmaren aku bela-belain nonton ndirian, cuz tertarik ma poster2 yang dipampang di pinggir2 jalan kalo tu pawai merupakan penampilan dari beberapa negara sahabat. Lha sampe di perempatan kantor pos gedhe ntu, jalan udah pada ditutup, warga banyak buanget yang nonton. Dan ya memang, gak nyesel deh kalo nonton, penampilan pawai taun lalu menarik banget, pencahayaannya bagus,,hehehe...maklum, di Jogja jarang ada tontonan pawai kayak gitu, dadi aku yo rodo gumun. Penampilan tiap kelompok dari berbagai negara pun bagus banget,,serruuu....
Sayangnya, taun lalu aku sndirian, jadi ya bingung mau ngomentarin ini itu ama siapa. Trus tentang masalah panggung buat para tamu undangan, taun lalu panggung ada di depan Gedung Agung, jadi sempit banget lingkupnya, aku jadi gak kebagian tempat buat bisa liat atraksi dari tiap kelompok.

Lha, kalo buat taun ini, gimana ya? Bakalan tambah seru gak ya?? Secara rutenya dah beda, panggung buat atraksi juga kayaknya makin luas. Hmmmm.....Pokoke aku pengen nonton lah, sendiri pun akan aku jalanin lagi, hehehehe...(nek perlu ngrayu2 babe minta dianterin biar gak kena marah lagi kalo nonton sndirian smpe malem).

Saturday, August 8, 2009

Jogja Book Fair 2009

Bagi yang lagi butuh suasana baru, yang lagi gak da kerjaan, yang lagi ngider-ngider gak jelas, ataw yang emang lagi butuh sesuatu buat dibaca en dibolak-balik, mumpung lagi di jogja, mumpung masih buka, pada dateng aja ke JEC hall C, da pameran buku disitu mpe tanggal 9 besok.

Kmaren aku juga udah ke situ, masuk gratis, cuma bayar parkir duank ma bayar buku yang dibeli, hehehe...
Trus bisa dapet kupon undian juga yang hadiah utamanya motor (moga dapet, amien).

Meskipun menurutku gak serame pameran buku yang biasanya, tapi lumayan kok, buku barunya juga banyak. Selamat berkunjung deh.

Sunday, August 2, 2009

7 hal yang Jogja banget

Pagi-pagi suara radio langsung nyambet masuk ruang dengarku (24jam ditemani radio euy). Inget topiknya jadi kepikiran maw ngebahasnya di sini. Topik pagi itu sih tentang: menurut kamu, apa sih yang merupakan khas Jogja ataw Jogja banget?. Banyak para pendengar yang ngasih berbagai jawaban. Kebanyakan dari mereka ngejawab tugu , malioboro, etc. Kalo di postingan kali ni, aku mau ngebahasnya menurut versi aku sndiri (bikin rating ndiri, haghaghaghag…glek, ups, kesedek). Di versi aku, yang menurutku Jogja banget yaitu:

1.Gudeg. Hahahaha…keliatan banget ni kalo doyan makan, jadi pikirannya pertama kali ya tentang makanan. Eitzz, tapi gak salah kan?. Pastinya gudeg tu Jogja banget lah, selain di Jogja emang di mana lagi hayo?? Gak salah deh pokoknya kalo aku tempatin di urutan pertama.

2.Angkringan. Hehehe…kuliner lagi niee. Di daerah luar Jogja sebenernya ada juga sih kuliner tipe-tipe angkringan gini, tapi kalo di Jogja terkenal banget. Di setiap sudut pasti ada, jadi dijamin deh gak bakal menderita kalo lagi kelaperan.

3.Kraton. Meskipun aku lum pernah berkunjung ke kraton solo, tapi aku yakin pasti kalo yang di Jogja ni istimewa banget. Mulai dari bangunannya yang masih kokoh berdiri, tempat-tempat di dalem dan sekitarnya juga masih bisa dinikmati keindahannya.

4.Malioboro. Wuezz, ngejual banget dah ni nama. Begitu orang nyebut malioboro, pasti langsung tercetus nama Jogja. Yang dulunya cuman Pasar Beringharjo aja, sekarang trus berjajar deh pertokoan ke arah utara smpe mentok ke rel kereta.

5.UGM. Kayak berkhianat ni ma kampus ndiri, hehehe…jadi inget dulu pas aku gak ketrima di kampus ini (tapi syukur banget dah dulu gak ketrima, tanya kenapa??hoho..). Ni kampus terkesan Jogja banget salah satunya karena Jogja terkenal dengan julukan kota pelajar.

6.Tugu Jogja. Sebagian pengunjung atau wisatawan beranggapan bahwa belom brarti ke Jogja kalo blum nyentuh Tugu Jogja. Padahal aku yang Jogja asli banget lum pernah sekalipun nyentuh tu landmark (mesakke tenan).

7.Murah. Ni pendapat kebanyakan dari temenku yang pada ngekos di Jogja, terutama yang dari arah-arah barat Jogja. Murah baik itu murah dalam artian biaya hidup buat makannya, juga termasuk orang-orang Jogja yang murah senyum alias ramah.

Emm…palagi ya…Segitu aja dulu deh peringkat 7 besar tentang hal-hal yang Jogja banget. Kalo menurut kalian apalagi??

Seafood @ Depok Beach

Jumat kmaren keluarga besar Syamsuri (nama alm kakekku) rencananya pada mau makan bareng di pantai Depok, sebelah barat pantai Parangtritis. Abis jumatan, sekitar jam satu, bulikku dah pada ngumpul nungguin manusia lainnya yang kemaren dah bilang mau ikut. Namun, ternyata beberapa personil ada yang punya urusan mendadak, dan tinggalah 6 orang yang jadi berangkat ke pantai Depok (dikit banget ya kalo dibilang makan bareng keluarga besar).

Bagi yang belum pernah ke pantai Depok, pantai ini terletak di sebelah barat pantai Parangtritis. Kalo kamu ke arah pantai Parangtritis, sebelum gapura retribusi kan ada jalan ke arah barat, nah ambil jalan itu kalo maw ke Pantai Depok. Cukup telusurin aja tu jalan aspal yang gak begitu lebar, ntar sampe deh ke Pantai Depok. Masalah retribusi sih gak beda jauh sama retribusi masuk kawasan Parangtritis, sekitar 3 ribu rupiah per orang (pas kemaren sih sekeluarga satu mobil isi 6 orang disuruh bayar 20 ribu).


suasana di Pantai Depok

Pas sampai di Depok, untung aja sebelumnya udah pesen makanan via telfon, jadi gak begitu lama nunggu. Biasanya waktu musim liburan, ni kawasan bisa penuh banget smpe mbludak, semua warung makan bisa kemruyuk pengunjungnya, lama ngantri makanannya bisa sampe 2-3 jam (lebih baik emang pesen via telfon dulu dari rumah). Menu ikannya bervariasi, ada tuna, kakap, cucut, cakalan, udang, cumi, kerang, dll (misalnya maw beli di Tempat Pelelangan Ikan, di pasarnya gitu, bisa nawar juga, trus bisa minta dimasakin di warung, jadi agak lebih murah). Pokoknya ikan-ikan itu dijamin masih seger deh. Masaknya juga bervariasi, bisa dibakar/goreng, asam manis/pedas, goreng tepung, saos tiram, balado/kuah kuning.

Hmmm…it’s time for lunch!! Pesenan udah tersedia. Di meja ada kakap bakar, tuna goreng, cumi asam pedas, udang asam pedas (mak nyuss pokoke. Saran aja nih, kalo aku lebih mending yang ikan bakar daripada yang goreng, trus yang asam manis/pedas juga mak nyuss banget deh rasanya). Dan manusia ber-6 itupun sampe gak habis menyantap makanan yang udah dipesen, tapi santai sajja, kan bisa dibungkus, di rumah masih ada manusia-manusia yang butuh makan, hehehe…..
Intine adoh-adoh tekan Pantai Depok muk wisata kuliner tok. Maw maen ke aer di pantainya juga males, panas, udah sering juga. Senengnya paling kalo ada kapal yang lagi menepi, wuih, ikan-ikan hasil tangkapannya bisa langsung dibeli di kapal itu juga lho, kayak lelang langsung gitu. Pokoknya kalo di pantai yang satu ini bakalan kenyang euy..slrrppp…yummy..

Bagi kamu yang liburan ke Jogja, jangan cuma ke Pantai Parangtritis, manjain juga tuh perut buat nyobain aneka seafood di Pantai Depok.

Wednesday, July 15, 2009

Jogja lagi,,lagi lagi Jogja

Jogja…Jogja…dan Jogja. Postingan kali ni aq maw bahas dikit tentang Jogja punya. I hope that it'll be useful for you. Kalo misalnya gak b’manfaat ya.. just skip it lah, hehe…If you find any confusing thing, don’t be shy to ask me anything(bagi sesama jogjanese, kalo ada something yang salah, mohon koreksinya yaw!) Thank you, enjoy reading every line. Let’s share because the world is wide.

Yogyakarta or most people call it Jogjakarta (Jogja) is a small city located on Java island. It’s a very cozy place where I’ve been living here for almost 21 years. After years, I realize that my city has many interesting places you should know.

As visitors, what would you do in jogja??Pertama kali berkunjung ke Jogja, tempat-tempat apa saja yang menarik untuk dikunjungi?? Here I offer you some places you can visit.

1. Kraton (Jogja Palace). Tempat ini merupakan tempat bersejarah di Jogja yang pertama kali musti kamu kunjungi. Di sini kamu bisa liat peninggalan-peninggalan masa lalu. Ada 3 pintu masuk menuju kraton, yang mana setiap pintu menuju area yang berbeda-beda, sehingga jika kamu ingin melihat-lihat isi kraton seluruhnya, ya harus masuk lewat masing-masing ketiga pintu itu. Sebagai saran saja, jika kamu tidak punya banyak waktu untuk menjelajahi keseluruhan isi kraton, lebih baik pilih yang pintu masuk dari sebelah bagian barat kraton saja. Dari bagian ini, kamu akan ditarik tiket @ Rp 5000,00. Kemudian di dalam bisa liat langsung para niyaga (penabuh gamelan) yang sedang memainkan gamelan, ada museum batik juga, museum Hamengku Buwono IX, dll.


plataran




plataran




atap museum HB IX



meja kerja HB IX


2. Taman Sari (Water Castle). Tidak jauh dari kraton, sekitar 15 menit jalan kaki, terdapat sebuah obyek wisata yang tidak kalah menarik. Obyek wisata Taman Sari merupakan pemandian keluarga kraton pada masa lalu. Selain tempat pemandian yang kini sudah direnovasi sedemikian cantiknya, terdapat juga Sumur Gumuling yang dulunya merupakan tempat untuk sholat berjamaah. Kemudian ada juga sisa-sisa reruntuhan Pulau Cemeti di mana kalau sore hari banyak anak-anak muda “nongkrong” di tempat ini untuk melihat pemandangan Jogja dari atas.



3. Pantai Parangtritis. Terletak di bagian selatan Yogyakarta, tepatnya di Kabupaten Bantul. Selain dapat menikmati pemandangan pantai parangtritis, kita juga dapat menikmati aneka sea food di Pantai Depok, sekitar 15menit ke arah barat dari Pantai Parangtritis. Di pantai Parangtritis, kita bisa menikmati pemandangan pantai sambil berkeliling dengan menyewa dokar atau kuda. Bahkan kini sudah ada persewaan ATV juga.




4. Malioboro. Tentu saja belum terasa lengkap bila datang ke Jogja tanpa sempat mampir ke Malioboro. Kawasan sepanjang jalan di sebelah selatan Tugu Jogja ini menawarkan cara lain untuk berbelanja. Pengunjung dimanjakan dengan berbagai penawaran dagangan yang sebagian besar merupakan hasil karya masyarakat Jogja, mulai dari berbagai ragam souvenir, batik, tas, sandal, dll. Bagi para pengunjung, hendaknya harus pintar dalam menawar saat membeli di kawasan Malioboro ini, jangan ragu untuk menawar sampai setengah harga dari harga yang ditawarkan.

Tuh tadi cuman sekelumit tempat wisata di Jogja yang wajib dikunjungi (hehe, maksa banget ya). Masih banyak lagi tempat-tempat di Jogja yang tak kalah menarik untuk dikunjungi, misalnya tempat wisata Candi Prambanan, gerabah Kasongan, Kaliurang, kawasan wisata Pantai Baron, Kotagede kota perak, wisata kuliner Gudeg Wijilan, dll.
If you need information ‘bout some tourist places in Jogja, just call me. Have nice dayz in Jogja. I guarantee that u’ll never have boring dayz during your vacation in Jogja, pleasurable hearted city. Welcome to Jogja :)

Saturday, April 18, 2009

JOGJA DAN PLURALISME


Begitu mendengar nama satu kota ini, langsung terlintas di benak kita sebagai kota pelajar dan kota budaya. Memang tidak salah anggapan tersebut tentang Kota Jogja. Sejak jaman perjuangan pun kota ini sudah memegang peranan penting sebagai pusat pemerintahan setelah Kota Jakarta. Di era setelah kemerdekaan, Kota Jogja merupakan pusat pengembangan pendidikan di Indonesia, hingga sampai saat ini julukan kota pelajar disandang oleh kota ini. Dengan keberadaan kraton dan daerah-daerah prasejarah lainnya, Jogja juga menjadi daerah tujuan wisata para turis lokal maupun manca.

Dengan berbagai peran tersebut, kota Jogja menjadi tempat tujuan berbagai masyarakat dari lain wilayah, baik para pelajar yang menuntut ilmu di Jogja ataupun para wisatawan, sehingga pertemuan antara masyarakat lokal asli Jogja dengan para pendatang menghasilkan suatu akulturasi budaya. Maka, Jogja yang notabene merupakan kota kecil dapat dijadikan sebagai contoh miniatur Indonesia cerminan simbol bhineka tunggal ika karena terdapat berbagai individu yang berasal dari kebudayaan yang berbeda dalam satu wadah.

Pluralitas di Jogja, khususnya dalam kebudayaan harus dipandang sebagai hal positif untuk mewujudkan masyarakat yang maju dan berkembang. Pengejawantahan pluralitas di Jogja berakar dari filosofi masyarakat Jawa yang memupuk rasa ketuhanan dan membangun rasa kemanusiaan bukan rasa keagamaan. Jika aspek tersebut disadari, maka hubungan antar masyarakat akan harmoni. Dari situ sikap saling menghargai komunitas, etnik dan religiusitas satu dengan yang lain dapat ditumbuhkan.

Dilihat dari masyarakatnya saja, Jogja terkesan masih sangat memegang aturan-aturan adat, seperti halnya terlihat keberadaan kraton yang masih exist. Budaya masyarakat Jogja sebagai orang Jawa pada kenyataannya memang masih terikat dengan aturan-aturan adat yang mungkin bagi para pendatang hal itu terkesan kuno. Namun, justru dengan berpegang dan melestarikan pada aturan adat Jawa, masyarakat Jogja dapat menerima perbedaan budaya dari luar yang dibawa oleh para pendatang. Hal itu dikarenakan oleh prinsip dasar orang Jawa yang tidak serta merta bersikap etnosentrisme.

Keberadaan Kraton di tengah-tengah arus globalisasi merupakan lambang pemersatu yang dapat menerima secara terbuka kebudayaan dari luar. Dengan prinsip semangat berdasarkan filosofi Hamemayu Hayuning Bawana dan Hamangku-Hamengku-hamengkoni, Sultan sebagai lambang pemimpin kultural Jogja dapat mengayomi baik itu masyarakatnya sendiri maupun para pendatang. Sehingga dengan berbagai keberagaman yang ada, ketentraman dan rasa kesatuan sebagai masyarakat Jogja tetap terjaga.

Oleh karena itu, untuk tetap menjaga identitas Kota Jogja sebagai kota budaya yang tetap exist dalam pluralitas, masyarakat harus tetap melestarikan kebudayaan yang merupakan aset Kota Jogja, jangan sampai masyarakat Jogja justru kehilangan budayanya, mengingat pepatah “orang jawa jangan sampai hilang jawanya”. Selain itu, bersikap terbuka dan bersedia berakulturasi dengan budaya lain juga sangat diperlukan untuk menjalin suatu komunikasi yang harmonis dengan para pendatang.

Sikap ramah tamah yang sudah menjadi ciri khas masyarakat Jogja dapat dijadikan sebagai modal utama rasa saling menghargai dengan para pendatang. Pengenalan kebudayaan lokal kepada para pendatang dengan mengenyampingkan etnosentrisme justru dapat memperkaya khazanah budaya lokal. Kebergaman budaya tersebut dapat dijadikan sebagai pemersatu (unity in diversity).
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...